MOJOKERTO â Sebuah kecelakaan maut terjadi di KM 712B Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) yang mengakibatkan seorang kernet truk berinisial RMI (15) meninggal dunia. Remaja asal Kelurahan Petemon, Sawahan, Surabaya tersebut tewas setelah tertabrak mobil Toyota Avanza saat sedang menjalankan tugasnya di bahu jalan tol.
Insiden ini bermula ketika truk jenis Elf dengan nomor polisi W 9738 UD yang ditumpangi korban mengalami pecah ban di bagian belakang sisi kiri. Truk yang dikemudikan oleh Anto Triharsono (53) tersebut sedang dalam perjalanan mengangkut kulit sapi dari Karangpilang, Surabaya, menuju Tulungagung.
Kanit PJR Jatim 3, AKP Sudirman, menjelaskan bahwa sesaat setelah ban pecah, truk sempat hilang kendali hingga akhirnya berhenti dalam posisi melintang di lajur cepat. Dalam situasi tersebut, RMI turun dari kendaraan untuk memberikan isyarat kepada pengendara lain agar berhati-hati karena ada perbaikan ban. Nahas, saat sedang memberi tanda peringatan tersebut, sebuah mobil Toyota Avanza datang dan menghantam korban. Selain RMI, di lokasi kejadian juga terdapat rekan lainnya, Totok Sugianto (49), yang turut mendampingi proses perjalanan tersebut.
Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti kecelakaan tersebut, sementara kendaraan yang terlibat telah diamankan oleh petugas.
Kronologi Kecelakaan: Diduga Pengemudi Kurang Konsentrasi
Insiden maut ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, sopir truk, Anto Triharsono, bersama rekannya Totok Sugianto sedang sibuk mengganti ban truk yang meletus. Sementara itu, RMI bertugas berdiri di belakang kendaraan untuk memberikan isyarat peringatan kepada pengguna jalan lain yang melintas dari arah Surabaya menuju Jombang.
Nahas, sebuah mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi B 1915 BRW yang dikemudikan oleh Abdul Halim (26) melaju dari arah timur. Diduga karena kurang berkonsentrasi, pengemudi asal Kebon Jeruk, Jakarta Barat tersebut tidak menyadari keberadaan korban yang sedang memberi isyarat.
"Kendaraan Avanza tujuan Jakarta ini diduga pengemudinya kurang konsentrasi, sehingga menabrak kernet truk yang sedang memberikan isyarat," ungkap AKP Sudirman Senin (6/4/2026).
Benturan Keras hingga Mobil Ringsek Setelah menghantam RMI, mobil Avanza berkelir silver tersebut tidak langsung berhenti. Kendaraan itu terus melaju hingga menabrak bagian depan truk Elf sebelum akhirnya terhenti di bahu jalan tol dalam kondisi bagian depan ringsek parah.
Akibat benturan keras tersebut, RMI dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Meski demikian, pengemudi Avanza beserta empat orang penumpangnya dilaporkan selamat tanpa luka serius. Begitu pula dengan Anto dan Totok yang saat kejadian sedang berada di posisi aman di sisi truk yang lain.
Petugas kepolisian kini telah mengevakuasi jenazah korban dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan ke pos polisi terdekat untuk proses penyelidikan lebih lanjut.